Pages

Tuesday, November 29, 2016

RABU WEKASAN (RABU TERAKHIR BULAN SHOFAR) / WEDNESDAY WEKASAN (WEDNESDAY LAST MONTH shofar)

*Blog ini didirikan  untuk melestarikan kearipan budaya ilmu nusantra agar tidak dilupakan dan punah ditelan zaman dilupakan anak cucu kita,kalau bukan kita yg melestarikan siapa lagi,kalau tidak sekarang kapan lagi,bangsa yang besar adalah bangsa yg tidak melupakan sejarah dan menghargai budayanya.
*hak cipta dilindungi undang-undang dilarang menyebarluaskan tanpa izin dari admin atau pemilik/penulis keilmuan.
ARTIKEL INI KHUSUS DEWASA DILARANG KERAS MEMBUKA DAN MEMBACANYA ANAK DIBAWAH UMUR KAMI ADMIN BLOG IKS MENERIMA ARTIKEL KEILMUAN APAPUN, SILAHKAN KIRIM KEemail ke   mrsyahrudin8@gmail.com   ATAU SMS / WhatsApp  KE   +62852 4965 9667   atau fb sayahttps://web.facebook.com/rudi.banjarmasin.5  syaratnya bukan copy/jiplak dari blog/grup manapun asli karya tulis tangan sendiri
”.harap untuk tidak mengirim mahar dalam bentuk uang dan apabila masih mengirim juga itu diluar tanggung jawab saya baik secara hukum Negara dan agama”
Oleh fb  Muzij .
 silahkan gabung dengan grup ilmu kekayaan sejati  di Facebook  klik disini.  https://www.facebook.com/groups/mrsyahrudin8/  ( blog Ilmu kekayaan sejati)
Suhairi
RABU WEKASAN (RABU TERAKHIR BULAN SHOFAR)
Rabu wekasan atau pungkasan adalah hari rabu terakhir bulan shofar. Sebagian ulama ahli kasyf mengatakan bahwa pada hari itu diturunkan beberapa macam bala’.
setiap malam rabu terakhir bulan Shofar dan dilaksanakan ba’da sholat maghrib, ada kegiatan berupa melaksanakan sholat sunnah hajat agar menolak bala’ (hajat lidaf’il bala’).
Dan pada tahun ini, rabu wekasan jatuh pada hari rabu wage tanggal 30 Shofar 1438 H/ 30 November 2016 M. (ingat lho malam rabu sekarang, bukan malam kamis).
Sholat dilaksanakan empat roka’at, baik dengan dua tasyahud satu salam, dengan niat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى
atau dua tasyahud dua salam, dengan niat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Setelah membaca Al-Fatihah, kemudian membaca Surat Al-Kautsar 17x, Surat Al-Ikhlash 5x, Surat Al-Falaq 1x dan Surat An-Nas 1x. Hal ini dilakukan tiap rokaat. Artinya tiap rokaat membaca semua surat tersebut.
Selesai sholat empat rokaat, kemudian membaca Do’a ini:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللّٰهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوَى وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ يَا عَزِيْزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ اِكْفِنِيْ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ يَا مَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللّٰهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ اِكْفِنِيْ شَرَّ هٰذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَا كَافِيْ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. 
Semoga rahmat dan keselamatan (dari) Allah ta'ala tetap atas sayyidinaa MUHAMMAD dan keluarganya serta para sahabat nya.
Yaa Allah dzat yang maha kuat, yang maha kuasa, yang maha perkasa. Wahai dzat yang menjadi rendah setiap orang karena kekuasaanMu. Wahai dzat yang selalu membuat kebaikan, dzat yang menjadikan keindahan, dzat yang menciptakan keutamaan, dzat yang memberi kenikmatan, dzat yang memberikan segala kemulyaan, dzat yang tiada Tuhan selain Engkau. Kasihanilah kami dengan rahmatMu, wahai dzat yang maha pengasih. Yaa Allah, dengan karomah sayyidinaa Hasan, saudaranya (sayyidinaa Husain), Ayahnya (sahabat Ali bin Abi Tholib), ibunya (sayyidah Fathimah), kakeknya (Rosulullah saw), Serta keturunan-keturunannya, selamatkanlah kami dari buruk nya hari ini, dan buruk nya bala' yang Engkau turunkan. Wahai dzat yang mencukupi segala kesusahan. Wahai dzat yang Menolak segala bala'. Maka sesungguhnya Allah akan mencukupi (kebutuhan) mereka. Dialah yang maha mendengar dan maha mengetahui. Cukup bagi kita Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah. Dzat yang maha tinggi dan maha agung. Dan Semoga rahmat dan keselamatan (dari) Allah ta'ala tetap atas sayyidinaa MUHAMMAD dan keluarganya serta para sahabatnya.
Tata cara ini ada di kitab Kanzun Najah Was-surur Karya Syekh Abdul Hamid Qudus, dan Dinuqil dalam kitab Nubdzatul Anwar.

warning...??? semua keilmuan yg ada diblog ini sudah diihlaskan pengizajah,tampa mahar/biaya apapun lagi,baik penyatuan,sabatin atau istilah apapun juga,harap berhati-hati terhadap penipun.
SARAN SAYA sebagai ADMIN , BAGI YG INGIN BERTANYA LANGSUNG KEPENGIZAJAH UNTUK MEMBERIKAN MAHAR PULSA IHLAS,SEBAGAI ganti biaya balas sms
Sebagai ucapan terimakasih anda atas adanya blog ini silahkan  transfer Donasi uang  ke BANK BRI : 4554-01-005033-53-2  An.  SAHRUDIN,donasi saya gunakan untuk biaya oprasional blogerr iks ini.

Nb.isi artikel  saya ambil dari grup FACEBOOK   https://www.facebook.com/groups/mrsyahrudin8/   ( blog Ilmu kekayaan sejati)  isi artikel sepenuhnya tanggung jawab pemosting / penulis/pemilik keilmuaan , diluar tanggung jawab saya selaku admin dan pengelola blog,segala apapun akibat dari dibacanya blog ini menjadi tanggung jawab peribadi pembaca masing-masing

No comments:

Post a Comment