Pages

Monday, 7 November 2016

“MERUKUNKAN ANAK” media tali pusar

*Blog ini didirikan  untuk melestarikan kearipan budaya ilmu nusantra agar tidak dilupakan dan punah ditelan zaman dilupakan anak cucu kita,kalau bukan kita yg melestarikan siapa lagi,kalau tidak sekarang kapan lagi,bangsa yang besar adalah bangsa yg tidak melupakan sejarah dan menghargai budayanya.
*hak cipta dilindungi undang-undang dilarang menyebarluaskan tanpa izin dari admin atau pemilik/penulis keilmuan.
ARTIKEL INI KHUSUS DEWASA DILARANG KERAS MEMBUKA DAN MEMBACANYA ANAK DIBAWAH UMUR KAMI ADMIN BLOG IKS MENERIMA ARTIKEL KEILMUAN APAPUN, SILAHKAN KIRIM KEemail ke   mrsyahrudin8@gmail.com   ATAU SMS / WhatsApp  KE   +62852 4965 9667   atau fb sayahttps://web.facebook.com/rudi.banjarmasin.5  syaratnya bukan copy/jiplak dari blog/grup manapun asli karya tulis tangan sendiri
”.harap untuk tidak mengirim mahar dalam bentuk uang dan apabila masih mengirim juga itu diluar tanggung jawab saya baik secara hukum Negara dan agama”
Oleh fb  Muzij .
 silahkan gabung dengan grup ilmu kekayaan sejati  di Facebook  klik disini.  https://www.facebook.com/groups/mrsyahrudin8/  ( blog Ilmu kekayaan sejati)
إخوان إخوان
Assalamu’alaikum….
Salam hormat dan persaudara’an 
Pada kesempatan ini ijinkan saya yang fakir untuk kembali berbagi sedikit pengetahuan tentang “MERUKUNKAN ANAK” Sebelumnya saya mohon ma’af jika sedikit pengetahuan ini sangatlah dangkal dan tidak sesuai dengan keilmuan yang dimiliki para guru…..
Saya juga mohon maaf apabila pengetahuan ini sudah pernah dipublikasikan oleh saudara-saudaraku yang lain di grup ini atau pun di web/blog yang lain. Jika dalam pengertian, fersi, dan pengamalan yang berbeda dan terdapat kekeliruan mohon kiranya diluruskan..
Bagi kita yang sudah berumah tangga tentunya sangat mengharapkan kerukunan dan kebahagiaan… alangkah bahagianya jika kita melihat anak-anak kita begitu rukun dan saling menyayangi… Alhamdulillah Allah telah memberikan rezki yang begitu besar
Anak pertama saya berumur 9thn bernama ANNISA GUFRATUL JANNAH
Anak kedua saya berumur 7thn bernama MUHAMMAD SYAMSUL QAMAR
anak-anak saya tidak pernah berkata kasar, bertengkar apalagi sampai pukul-pukulan yang berakhir dengan tangisan… keharmonisan mereka membuat keluarga dan adik-adik saya bingung…anak-anak saya main bersama, mainan saling berbagi dan saling memperhatikan satu dengan lainnya... memang ada sesekali saya perhatikan terjadi kesalahan paham antara mereka, tapi bagusnya mereka akan saling meminta maaf...
Caranya mudah saja…bagi para orang tua yang masih menyimpan potongan tali pusar anak-anaknya silahkan disatukan / didempetkan tali pusarnya….kemudian disimpan dalam satu wadah....saat menyatukan bacalah ta’awuz, basmalah dan sholawat…niatkan dengan bahasa masing-masing agar anak-anak kita senantiasa rukun sampai akhir hayatnya….Kemudian silahkan masukkan dulu kedalam dompet dan bawa kemanapun kita pergi selama 9 hari… selepas 9 hari bisa disimpan dalam lemari saja.
bagi yang belum berumah tangga bisa dijadikan bahan bacaan untuk kemudian hari digunakan jika berminat.
Kiranya ini saya yang bisa saya sampaikan mohon maaf jika ada kalimat yang kurang tepat / kurang pantas
Mudah-mudahan dengan sedikit pengetahuan ini bisa bermanfaat untuk kita semua AMIIIN
Salam hormat dan persaudaraan
Adi Wijaya Betul rekali tuh..soalxa sya pernah di ijasahkn oleh suku dayak paser kaltim..beliou anakxa delapan,.semua anak anakxa pada akur semua ga ada yg kelai taw saling pukul. Iri irian usil dll..pokoxa rukun..terxata ilmuxa ya pusar anak anak itu yg udah lepas di satukan dlam satu wadah....
إخوان إخوان saya pernah diberitahu oleh seorang tua dikampung dahulu, tetapi terus terang saya tidak pernah mencoba... sekiranya sampean berminat mencobanya silahkan saja.... setau saya anak-anak beliau semuanya juga rukun, kata beliau untuk merukunkan anak bisa dengan memakai bekas tempat/wadah minuman bebek... jadi bekas tempat minum bebek tadi kita cuci sampai bersih, lalu masukkan air masak disana lalu embunkan semalaman... besok harinya ambil dan minumkanlah pada anak-anak kita... cukup dengan basmalah dengan niat merukunkan anak-anak kita seperti halnya anak bebek yang selalu rukun. semoa bermanfaat
Aluy Faqir Al Barbasy lah kalo adat dikeluargaku, potongan tali pusar nya ditelen ama ayahnya, gmana itu kang? iya kang ihwan dan guru anjen..
tali pusar anakku, saya telen katanya biar nurut, soalnya kata sesepuh keluargaku, kalo tali pusarnya sampe ilang, nanti anaknya kaya linglung gtu.
Anjen Elwintoro Itu supaya nurut sama ortu...

tali pusar anak saya pun dimakan sama istri saya...
إخوان إخوان kalau saya pribadi memakai jempol kaki saja... Alhamdulillah anak istri saya semuanya sangat patuh dan menurut
kedua jempol kaki dicuci dulu sampai bersih sebelum berangkat sholat jum'at... setelah benar-benar bersih, cuci lagi sambil ditampung kedalam wadah (mangkok) masukkan air tampungan tadi kedalam tempat minum (jika menggunakan galog bisa dimaukan kedalam galon. jika nanti sudah habis dan tiba waktu jum'at lagi maka kita bikin lagi seperti itu sampai 3x.... niatkan menurut bahasa masing-masing saja...Insya Allah
mohon maaf saya berpesan... janganlah semena-mena apabila anak istri kita sudah sangat patuh kepada kita...
warning...??? semua keilmuan yg ada diblog ini sudah diihlaskan pengizajah,tampa mahar/biaya apapun lagi,baik penyatuan,sabatin atau istilah apapun juga,harap berhati-hati terhadap penipun.
SARAN SAYA sebagai ADMIN , BAGI YG INGIN BERTANYA LANGSUNG KEPENGIZAJAH UNTUK MEMBERIKAN MAHAR PULSA IHLAS,SEBAGAI ganti biaya balas sms
Sebagai ucapan terimakasih anda atas adanya blog ini silahkan  transfer Donasi uang  ke BANK BRI : 4554-01-005033-53-2  An.  SAHRUDIN,donasi saya gunakan untuk biaya oprasional blogerr iks ini.

Nb.isi artikel  saya ambil dari grup FACEBOOK   https://www.facebook.com/groups/mrsyahrudin8/   ( blog Ilmu kekayaan sejati)  isi artikel sepenuhnya tanggung jawab pemosting / penulis/pemilik keilmuaan , diluar tanggung jawab saya selaku admin dan pengelola blog,segala apapun akibat dari dibacanya blog ini menjadi tanggung jawab peribadi pembaca masing-masing

No comments:

Post a Comment